Postingan

Menampilkan postingan dengan label syair

Gambaranmu

Gambar
    Lihatlah, dia pemilik senyum manis Dengan keindahan akhlak surgawinya Menari-nari dalam petikan melodi Yang tertuju tuk sang robbi   Matanya, tunduk teduh diciptakannya Kaisar muda yang membumbung di soraya Bersemayam dalam heningnya   rembulan Menjadi jalan menapak keimanan Oleh: -nailaelkhay-

Senandung Kenangan

Gambar
Kawan coba dengarkan aku disini Setiap langkah yang bersama telah kita lewati Mungkin suatu saat nantikan jadi kenangan Yang tak pernah luput untuk engkau lupakan Matahari pagi sambut langkah langkah dalam gelapku Menuntunku jauh ke dalam damai sanubariku Mengenalmu sungguh membuatku sadar akan hitamku Kusimpan semua cerita tentangmu bersama kisahku Sang rembuan malam telah hadir bersambut bintang kecil Sampaikan salam rinduku pada sahabat sejati Satu hal terindah kata kata yang pernah kuucapkan Takkan pernah kulupakan Karena kau selalu ada Kau akan selalu menjadi guru, saudara dan ceritaku. _A5 BETTER_

Sebait rasa

Gambar
Untuk diriku, m aaf Maaf sekali. Karna membuatmu, Harus berjuang sekeras ini. Maaf, Karna telah membuatmu, Mengalami kepahitan ini. Maaf, Karena telah membuatmu,   Menangis tanpa air mata. Untuk diriku, Mari bertahan lebih lama lagi, Dan, Mari berusaha bahagia, Meski banyak hal yang harus ditangisi. Mari berusaha tersenyum, Meski banyak masalah yang harus diselesaikan. Untuk diriku, terima kasih. Karena masih mau menyimpan dan merasakan semuanya. Merasakan yang tak layak dirasakan.   ~hayra16.3 Oleh: hayra16.3  

Yang Tertinggal

Gambar
Hati bergetar...termenung tersadar... Kepergian tinggalkan sejuta kenangan ... Semua ini pernah kurasakan... Betapa berat di tinggal seseorang ... Yang selama ini jadi dambaan Mendung pun tak lekas peergi Bersedih menanti Ikut mengiring di persinggahan terakhir Merdunya lantunan ayat-ayat suci Dan berkumandang mendo’akan Menyertai kepergian Kekasih yang dinantikan para kekasih... Kekasih.. yang dikasih para kekasih... Tak terasa Butiran air mata menetes Datangkan kerinduan Tumbuhkan harapan-harapan perjuangan Pada sang dambaan penyabar  Oleh:@Tanpa nama 

Waktu Yang Membuatku Khawatir

Gambar
  Waktu yang seakan menyiksaku Waktu yang seakan mengekangku Waktu yang seakan melemahkanku Waktu yang bisa dibilang juga membuatku khawatir   Waktu yang mungkin hanya sebentar namun menyakitkan Dan bagaikan menghancurkan semangatku Hancurnya bagaikan kepingan kaca yang terjatuh Mungkin seakan hati ini menangis tanpa ada yang tahu   Di malam yang dingin di temani oleh tinta hitam Seakan tangan yang ditemani tinta hitam ini Mengikuti alur yang kurasakan saat ini Yang seolah mengikutinya seperti air yang mengalir Dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah Mengalir bagaikan air mata yang ingin mengalir yang tertahan Tertahan rasa khawatir akan keadaanmu. Oleh : Hamdi__69    

Answer

Gambar
    Mungkin ini adalah sebuah jawaban atas rasamu, Rasa yang kau pendam tanpa berani kau utarakan  sebenarnya Bukan tentang dia yang gapeka, tapi tentang dia yang bodo amat dengan rasa, Terkadang dia lebih suka bermain main dengan rasanya sendiri tanpa harus melibatkan orang lain. Bila memang benar ada orang yang datang dan ingin bermain, Bermainlah selayaknya teman,maka kamu akan lebih mengenalnya Jangan menggunakan perasaan karena dia akan lebih mengedepankan imagenya Dan satu hal yang harus kamu ketahui tentangnya, baginya saat ini solidaritas tebih penting daripada prioritas @mimo :)      

TUKANG FITNAH

Gambar
    Hidup itu terkadang begitu menyusahkan Butuh banyak kesabaran Banyak pengorbanan   Mengalah atas tidak keadilan Diam dalam penindasan Berbeda pendapat karena kesalah p ahaman   Merajalelanya fitnah orang yang benci kepada kami karena keirian Masalah keaktifitas mestinya bisa bersaing secara sportif bukan? Bukannya jika asrama indah kita juga yang nyaman Mengapa harus dipermasalahkan   Tolong berhentilah berfikir kekanak-kanakan Lihat saja dari kami sudah ada satu sakan yang akan dibubarkan Masih saja kalian kira kami tukang   ngaduan Kalau kita ngadu sama saja kita menyalahi adat bukan?   Sama saja kita bikin jelek nama angkatan Ini khusus untuk kalian Yang suka marah-marah dan nasehatin tapi nggak mikir duluan Kalau mau jadi penengah atau atasan jangan sok-sok an   Kalian kira yang kalian denger itu udah bener kebenaran? Orang liat aja masih suka salah apalagi cuman mengandalkan pendengaran ...

Bukti

Gambar
  Mengalah meski tak salah Bertahan walau sedikit bosan Mengerti meski tak kunjung memahami                Disaat kalian membutuhkan bukti                Tentnag seberapa besar himmah ini                Atau terdiam…..                Seakan hanya bungkam Mengapa? Pembuktianku tak pernah kalian sadari? Karena selama ini Kaki yang telah seberapa melangkah Tangan yang selalu mencoba merangkul Mulut yang selalu berdoa Serta hati yang selalu percaya Dalah caraku membuktikan seberapa besar himmah Ini melalui penuntunku pada sang illahi Oleh:@meruju  

Antara pergi atau tetap tinggal

Gambar
Aku ingin pergi… Melihat berbagai kerinduan Dan menaburkan rasa yang kini mulai pudar Hujan yang kini turun, senantiasa Menginginkan diriku untuk tetap tinggal, Dan kembali untuk memperbaiki rasa Yang dulunya janggal. Tapi lain dengan hati ini yang terus menerus Memaksa diriku untuk pergi dan mencurahkan Rasa yang belum pernah ada Aku bingung… Dan aku ragu… Apakah diriku harus tetap tinggal ataukah Pergi dan meniggalkan berbagai kenangan Yang tak mungkin dapat tertolong. Oleh:@a.rushly

Waktu Yang Menjadi Saksi Bisu

Gambar
    Waktu singgah berganti masa Menanti asa dalam duka Deru nadi bernada putus asa Kobar api mematah tekad Merujuk pada naluri sesaat Jangan ingkari waktu berganti   Yang berganti akan terganti Akan kau lihat padanya nanti Mata mematung memandang sepi Masa jaya yang kau temui Sejauh waktuku, sepanjang hidupmu   Menjemput irama, menilap rasa Hampiri bintang, kedip menyapa Seluas raya, semegah masa Mata dunia menyaksikannya Tentang besarnya mimpi juga anggunnya cita   Untukmu kau yang kurindu…. Bait indah ini menjadi perantaraku Meski tak seperti dalam anganmu Bait ini separuh hatimu Yang sempat tertinggal dalam ruang rindu Tulisan ini penyemangatku….. Yang akan ku tulis indah di sejarah hidupmu. Oleh:@deliya04  

Kau

Gambar
  Kepingan masa lalu, putaran lima tahun silam  Masih melekat dalam angan Kau...kau...kau... Terlalu banyak rujukan  tentangmu Kau adalah bayang –bayang purnama Kau rindu yang bersambut Pemeran dalam mimpiku yang berganti –ganti Hingga kini ...... Kala ditanya perihal rasa ,andai suara hati ini memiliki volume Niscaya kata –kata tak perlu terucap, sebab majas nya bisa menipu akal Laksana langit dan bumi ,yang tak pernah sealam Hitam dan putih , yang tak sewarna Timur dan barat yang tak pernah searah Air dan api ,yang tak pernah senyawa Bahkan,jiwa ini sendiri..... iya, jiwa ini penuh dengan konflik Hati ini tak seirama dengan melodi yang mengalun  Semua telah ku lupa, kutinggalkan, ku lepas, kusingkirkan Hanya untuk satu alasan, alasan berbalas  imbalan tak berkesan Ketika yang dnanti tak berarti, sampai rasa ingin mati Tak berbagi jawab atas tanda tanya akal “Apakah setel...

Kucurahkan dalam hening

Gambar
    Waktu……. Laksana anak panah yang terlepas dari busurnya Begitu cepat melaju meninggalkan busurnya   Begitulah yang kurasa saat ini Tak terasa sudah 3 tahun terlewati Masa putih abu abuku disini Begitu banyak kisah yang tercurahkan disini   Semua kisah itu,bak terbelenggu dalam benakku Yang terkadang mengusik pikiranku Disaat ku sedang merenung semu Waktu…….. Mengapa?........ Mengapa kau cepat berlalu… Meninggalkan banyak cerita Juga meninggalkan penyesalan Akh…....tapi apa guna ku sesalkan Menyesal  tiada berguna Lebih baik kuarungi semua Dengan penuh tabah Menjadi kenangan yang indah Didalam sanubariku   Terimakasih teman temanku, JKM duapuluh empatku Atas jalan yang telah kita tempuh Susah bungah mugi barokah Oleh wahyu.w  

Jkm 24

Gambar
    Dirimu adalah hal yang sangat berarti bagi diri ini Dari dirimu aku mengenal apa arti seorang teman, saudara, dan keluarga Engkau yang menyadarkan diri ini agar tak egois Engkau yang mengajarkan diri ini tuk menjadi sabar Dan pintar dalam menghadapi masalah Engkau yang mengajari tuk menjadi dewasa Diri ini begitu lemah Diri ini begitu rapuh Tapi berkat dirimu, diri ini bisa bertahan Berkat dirimu, diri ini semakin kuat Dan berkat dirimu, diri ini belajar akan hal yang tak pernah kujumpai Terimakasih keluargaku JKM 24 Oleh:  L [A] 19.06

Perpisahan

Gambar
               Tak terasa waktu berjalan lebih cepat, sudah kita lewati bersama, susah bungah kita bersama dalam mencari barokah, 3 tahun serasa 3 hari, sakit menjadi bahagia, dan beribu masalah kita lewati bersama.             Tahun ini tahun di mana kita berada di ujung pertemuan dan memulai kehidupan masa depan, tahun ini kita akan menuju jalan hidup masing masing dan jangan sampai melupakan semua kenangan yang ada, walaupun masing-masing sudah berkeluarga ataupun sudah tua tetaplah memiliki rasa bersama,             “Ketika ada pertemuan pasti ada perpisahan tapi jangan kau lupakan pertemuan hanya dengan perpisahan sementara”       Oleh: Drs.tra                                               ...

Kala Itu

Gambar
                         Aku tak pernah bisa mengisahkan sebuah cerita             Kuputar di kepala, namun bungkam di bibir             Separuh memori yang kusimpan dengan baik             Tentangmu, hal itu akan menjadi hal yang paling             Berdampak untuk hidupku   Aku tak pandai mengganti intan Dengan goresan tinta untuk mengabarkan dirimu Kubungkam mulut dan hatiku Aku takut semua menjadi rumit Semua menjadi semakin sakit, Semakin kutahan semakin tak kuasa, a ku membendung               Aku hanya terus menatapmu dari jauh          ...

“24!!!’’

Gambar
  Dua puluh empat Buka tentang aku, kamu, dia ataupun mereka Tapi tentang kita   Kita yang berjuang dengan asa yang berbeda Tapi untuk tujuan   yang sama Dan kita yang tertawa dengan suara yang beragam Tapi dengan alasan yang sama   karena kita keluarga! Aku adalah kita Dan kamu juga kita Semua tentang kita   Jangan fikirkan luka Yang sebentar lagi akan menyapa Karena sejauh apapun perpisahan kita Dan selama apapun kita tak bersapa Kita tetap keluarga! Yang akan diingat dengan satu nama Dua puluh empat. Oleh:Adiba malik  

Alunan Rasa Lain Dimensi

Gambar
Perihal rasa yang disimpan mendung                                      Tentang surya yang disembunyikannya                                  Tentang panas yang ditimbulkannya                                  Tentang rindu yang disayembarakan angin      Tentang keresahan yang disampaikan gemuruh        Hingga meluapkan deras yang menenangkannya    Kita adalah dua asing  Yang mencoba saling  menyatu karena waktu yang menjamu                              Sejauh langit dan bumi yang didekatkan rintik                             ...