This Is Just Anekdot (Kucing berkepala kresek)


            Pada suatu sore Aku, Jesi, dan Ridha sedang makan bersama didepan filter, tiba-tiba sebuah plastic besar berwarna hitam melintas disamping kami, dari ketiga wanita tersebut yang menyadari dan terkejut adalah aku, lantas aku pun tertawa.

Ridha: ”kenapa?”(dengan tatapan bingung)

Aku masih terus tertawa terbahak-bahak.

”Aku keinget cerita aku waktu kelas 8 MTS,” ucapku tanpa henti mengingat masa lalu terlucu dalam hidupku.

The first Flashback on

            Waktu itu aku lagi reunion plus bukber SD kelas 8 MTS disebuah caffe,

Suasana caffe waktu itu sangat ramai karena pada ingin bukber disana, aku dan ke-tiga puluh enam temanku memilih berbincang-bincang seusai makan, tiba-tiba seekor kucing imut berwarna hitam putih berjalan mundur dengan kepala bertutupkan plastic hitam.

 Si kucing pun hanya hanya mampu berjalan mundur, sembari berusaha melepaskan plastic tersebut, berharap plastic itu mau lepas dari kepalanya, aku dan ke-tiga puluh enam temanku hanya bisa tertawa melihat tingkah lucu yang terjadi pada si kucing. Bukan malah membantu, tanpa kami sadari tiba-tiba ada seorang pelayan yang mendatangi kami.

            “Maaf mengganggu kanyamananyya,” ucapnya sambil mengangkat si kucing malang tersebut.

 

Me:”yang bikin aku ketawa itu bisa-bisanya kucing masuk dicaffe seketat ini, satpamnya nggak tahu kali ya, dia masuk kesini, terus aku juga pernah hal yang sama, waktu makan di restaurant bareng Ayah,”

The second flashback on

            Kejadian ini terjadi waktu aku kelas empat SD, waktu itu aku lagi makan bareng Ayah, restaurant itu cukup besar, pintunya otomatis, didepannya dijaga dua satpam, waktu aku sama Ayaku makan, tiba-tiba sebuah kucing berwarna putih berjalan mundur disamping kami, dengan kepala tertutupi plastic merah, spontan aku tertawa terbahak-bahak dan ayahku berusaha menenangkan diriku karena keadaan disana pada saat itu sedang hening, akibatnya beberapa pasang mata tak lepas melirikku bahkan ada yang menatapku heran.

 

Me:”yang bikin aku ketawa ya bisa-bisanya pintu seotomatis itu, yang bisa dibukain cuma buat manusia, mau bukain pintu buat kucing”

 

My Father say:”mungkin sensornya keinjek kucingnya, makanya mau dibukain”

 

Oleh:@Marinaagstn

Komentar

Posting Komentar

Terpopuler

Samudra X JKM 24

Aku Tak Ingin Menyerah

Khidmah, Cara Santri Memperoleh Barokah

Hujan Dan Langit