Lirboyo Dalam Gerimis
Dari asrama ke sekolah, bertabur gerimis,seperti air mata
Tapi tak kulihat ada yang berduka
Hanya paras-paras yang lelah
Seperti wajah sehabis kerja
Mengelola sebagai impian dan dunia
Seperti pena menggoreskan yang hitam dan
merah di dadaku
Aku pun bagai orang yang berkelana
Kian kemari di sekujur jalan samping ndalem
Mabuk keindahan dan terluka
Kuamati seseorang yang bertatapan denganku
Dia sendu, mengenyam pedih dan luka
Menduga-duga, siapa ?
Pada batinku, dia seperti petrikor
Setelah hujan lebat
Hangat dan manis.
Oleh:@auliya’ur

Komentar
Posting Komentar